Hubungi kamiSiteMap
Rumah Berita Teknologi Suku cadang mobil Informasi bisnis Fashion wanita Acara olah raga Lebih

Pemerintah Diminta Audit Manajemen KAI Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

2026-04-29 HaiPress

JAKARTA, iDoPress — Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) setelah kecelakaan kereta di Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).Ia menilai insiden yang menimbulkan korban jiwa tersebut mengindikasikan persoalan dalam sistem keselamatan dan pengelolaan layanan perkeretaapian.Menurut Azas, pemerintah perlu mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi manajemen operator kereta api agar standar keselamatan dapat dijalankan secara optimal."Pemerintah harus tanggung jawab atas kejadian ini. Apa tanggung jawabnya? Lakukan audit, ya ganti manajemen PT Kereta Api Indonesia oleh figur-figur yang profesional dan berintegritas," ujar Azas saat dihubungi iDoPress via WhatsApp, Rabu (29/4/2026).Ia menilai audit penting dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan perkeretaapian berjalan sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.Dalam Pasal 3, disebutkan bahwa perkeretaapian nasional harus mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan."Yang terpenting adalah layanan kereta itu sesuai dengan undang-undang," kata dia.Azas juga menyoroti kecelakaan tersebut sebagai indikasi adanya kelalaian dalam manajemen dan sistem operasional. Karena itu, ia mendorong pembenahan pada struktur organisasi dan kualitas sumber daya manusia di tubuh operator perkeretaapian.Ia menegaskan, posisi strategis dalam pengelolaan perkeretaapian seharusnya diisi figur profesional dan berintegritas agar mampu memastikan standar keselamatan berjalan optimal."Sudah seharusnya untuk memperbaiki maka mereka semua diganti oleh figur yang profesional dan berintegritas," ucap dia.Diketahui, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam. Insiden terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.Sebelumnya, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam. Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.Kecelakaan tersebut menyebabkan 16 orang perempuan penumpang KRL tewas. Kemudian puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.Para korban saat ini menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta2009-2020 Mingguan Bisnis Indonesia    Hubungi kamiSiteMap